July 27, 2007

Blog itu LUAS...

baru sekarang saya merasa kurang pEdE,...

1 jam ke belakang, saya habisin waktu buat liat-liat blog orang laen, ternyata keren-keren n two tHumbs Up-lah buat pe-blog tanah air.
Jujur saja, baru sekarang saya liat n lumayan nge-buka mata, dan saya sadar bahwa di luar sana banyak sekali pe-blog Indonesia yang sudah bisa unjuk gigi.., baik dari kontent yang beragam dan menusuk, kumplit, kupas tuntas, hingga layout blog yang rrUarbiasa..., dan ga bisa dianggap remeh.

Selama ini, saya merasa sudah puAs dan merasa di atas (dasar manusia...), ternyata banyak orang lain yang lebih, lebih dan lebih.

Beberapa blog yang masih saya ingat saya kunjungi adalah;
- http://adite.blogspot.com
Blog ini keren abis, jarang-jarang ada orang yang mau susah-susah untuk membuat layout blog sendiri, kbanyakan yang saya kunjungin biasanya hasil copy paste atau pake jadi aja, tapi dia (yang punya blog) kaga, dia buat sendiri dan isinya juga full custom, alias dia kreatif abis dah.

- http://goresanngawur.blogspot.com
Kesan pertama saat liat blog ini, saya reuwas alias terkejut dengan isi-nya yang luas dan mencakup hal-hal yang lumayan jarang saya pikirin,... ya beda aja, dan isi-nya itu, full story abis, kupas tuntas-lah

- http://meilea.blogspot.com
Saya kira, saya sudah lumayan melek sama hal yang namanya teknologi, ngoprek komputer is my daily life-lah, but waktu liat ni blog, saya jadi minder sama isinya yang komplit banget waktu ngupas tentang tech stuff (most tentang jaringan)

Di antara blog-blog tersebut punya sedikit kesamaan, yakni ada shoutbox,...
read more...

July 24, 2007

Film Serem produk perfilm-an Indonesia

Kalau saya tanya pada temen-temen, apa sih kesamaan film: Hantu Jeruk Purut, Lentera Merah, Kuntilanak dan film serem Indonesia lainnya yang terus terang saya lupa judulnya...?

Pasti yang pertama kepikiran adalah, semuanya film serem, dan ada cewe cakepnya., ya kan...?

Ok lah, kita sebut serem, karena memang serem, walau di beberapa film saya masih bisa melihat beberapa hal-hal yang menggelikan. Sebut saja akting 'play dead' yang masih terlihat perutnya bergerak-gerak (pasti tau film mana kan), pliss deh. Trus, terlalu banyaknya efek yang mis-place (menurut saya lho). dll dsb...

Menurut saya, kesamaan film Indonesia (baca: film-film seremnya) yang selama ini tayang, alias keluar di bioskop adalah, entah kenapa saya merasa film-film yang saya tonton tersebut bukanlah produk Indonesia alias tidak mencerminkan hal-hal yang bercitra-kan 'Indonesia'...

Mengapa hal demikian muncul di benak saya adalah karena..., mmm kita lihat perspektif di bawah.

Ok, seperti yang kita tahu Indonesia merupakan penduduk berjuta-juta umat yang sebagian besarnya merupakan penduduk yang menganut agama Islam. Di dunia, Indonesia termasuk negara dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar.

Tampaknya, walau menyandang negara dengan kuantitas penduduk beragama Islam, hal ini tidak tercermin dalam produk-produk perfilm-an Indonesia. Sebut saja, film yang beberapa lama ini tayang di layar lebar seperti Hantu Jeruk Purut, Lentera Merah, dan Kuntilanak. Apakah tercermin predikat sebagai negara dengan penduduk beragama Islam...?

Sebagai seorang yang beragama Islam, kita tahu bahwa, jin itu ada, setan itu ada, dan iblis juga tentunya kita tahu ada. Kita percaya dan memang harus percaya, karena demikian tertulis di Al Quran sebagai Sebuah fakta yang tidak terbantahkan dan hanya orang bodoh yang percaya sebaliknya.

Saya mempunyai adik yang kini duduk di bangku SD. Adik saya ini lumayan penakut, kalau disuruh ataupun mau mengambil sesuatu di tempat yang sedikit gelap pastinya minta ditemani (ini adalah hasil perfilm-an Indonesia, yang tidak lelahnya ditayangkan di layar tv). Setiap saya melihat adik saya ini takut untuk pergi atau disuruh karena sedikit gelap, saya selalu (hampir, tapi kadang-kadang juga malah nge-godain) mengatakan bahwa, Teteh hanya perlu membaca surat-surat (ayat-ayat Al Quran) yang ia hapal. Cara ini kadang berhasil kadang gagal, yang akhirnya ditemani, maklum masih kecil.

Nah, hubungannya sama film Indonesia yang serem-serem yang tampil dilayar lebar adalah, di film-film tersebut jarang sekali saya melihat atribut yang berbau Islam. Sebut saja ke-3 film yang saya sebut tadi.

Lazimnya, saat kita melihat atau merasa takut atau was-was karena hal-hal berbau makhluk gaib, baik saat berjalan sendiri di jalan yang gelap atau saat di rumah sendiri tanpa ada yang menemani, kita kembali pada Sang Khaliq, kita baca ayat-ayat Al Quran..., karena semua makhluk yang ada di jagat raya adalah milik-Nya.

Apakah pernah, saat tokoh yang ada di film bersangkutan bertemu atau berhadapan dengan tokoh serem yang di-jelmakan dengan penampak-an yang seram tersebut menyebut ayat-ayat Al Quran...? Selain hanya berteriak atau lari ketakutan.

Apakah pernah, saat tokoh yang ada di film bersangkutan bertemu atau berhadapan dengan tokoh serem yang di-jelmakan dengan penampak-an yang seram tersebut, mengadu atau bertemu seorang ustadz atau kiai atau ulama untuk meminta bantuan atau pertolongan...? Selain pergi ke dukun atau 'orang pintar'.

Apakah pernah, tokoh yang ada di film bersangkutan solat...?

Tentunya, ini hanya pendapat pribadi.

Secara pribadi, saya muak dengan tontonan yang ditayangkan di tv maupun layar lebar yang hanya menyantap porsi film serem atau film percintaan, sinetron yang tidak mendidik, dan infotainment yang menjamur bukan main.

Tidak heran, kalau Indonesia hingga ini hanya bisa merangkak...
read more...

July 13, 2007

Bandung Lautan SPBU

Hampir tiap ruas di jalan gede di kota Bandung, saat ini pasti kita temukan SPBU.
Ambil contoh di daerah Kopo-Sayati, di ruas jalan sana, akan kita temukan 3 SPBU dengan jarak dibawah 1km.

Memang harus kita akui, pertumbuhan pengendara motor semakin meningkat di tengah kemelut harga-harga yang naik saat ini.
Dan entah mengapa, harga motor pun kian hari kian turun. Terakhir saya lihat di jalan, harga motor bisa sampai 300rb(uang muka). Motor yang jreng dan all new, siap tempur di bawa ke jalan.

Alih-alih beli HaPe, mending beli motor ya ga guys...

Dengan membludaknya pengendara motor ini, ga tau sih kalo mobil, maka para empunya duit tampaknya tidak menyia-nyiakan hal ini.

Siplah,...
isep tah bensin...
read more...

July 07, 2007

Mie Ayam 'Karunia Illahi'

Untuk orang Bandung, pasti sudah tahu dimana daerah Antapani kan...???
Kalo belum tahu, wah itu namanya kebangetan,...

Temen-temen suka makan ga...? Pasti suka kan!!
Nah, salah satu makanan favorit saya adalah mie ayam. Selama 3 tahun ini, saya punya tempat makan mie ayam favorit.
Mie-nya enak, basonya,... tiada duanya!

Namanya Mie Ayam 'Karunia Illahi' yang terletak dijalan Indramayu (deket Indomaret) daerah Antapani-Bandung. Mie disini disajikan dengan 2 mangkuk, mangkuk utama (mangkuk reguler tukang mie) diisi dengan mie+ayam yang dipotong kecil-kecil dan mangkuk kedua merupakan mangkuk berukuran kecil yang berisi air kaldu (plus baso 3 biji).

Pertama jualan, kata si-empunya bisnis ini tuh tahun 1993, dan pertama dia jualan cuma seharga Rp.1500 per-porsinya. Yang jualannya asli orang Cilacap. Yang jualan ada 2 orang, si-mas yang kurus sama si-mas yang gemuk, dan itupun di-shift setiap 2 minggu sekali. karakteristik kedua orang ini pun beda saat meracik mie ayam, saya sih cocoknya sama si-mas yang gemuk, kalo si-mas yang kurus suka dikit lebih asin dan air kuah mie-nya suka lebih banyak.

Serius, emang enak koq, makanya selama 3 tahun ini keep comin' back juga.
Bgini-bgini, saya sudah malang melintang di dunia per-mie dan per-baso-an. Dari yang mahal (BMK sono) ampe yang murah di daerah pinggiran kota Bandung, pernah saya cobain.

Pasti rugi kalo ga nyoba Mie Ayam 'Karunia Illahi' ini.
Untuk satu porsinya (mie ayam doang) cuma Rp.3500, trus kalo mau nambah baso (3 biji) cuma nambah uang Rp.1500.
Murah kan....!!!
read more...

3,... Mau?

Siapa yang ga tau logo ini,...
Kalo ga tau, pasti nDeso,...

Beberapa bulan yang lalu, kita dibuat penasaran dengan penayangan iklannya yang serba bikin penasaran. Gimana engga, hanya dengan menampilkan angka 3 dan menampilkan kata Mau? disetiap akhir iklan yang dihadirkannya. Tanpa keteranganan lebih lanjut

Kini, setelah tahu bahwa 3 merupakan operator layanan GSM saingan Telkomsel, Indosat dan Excelcomindo, tampaknya kita memandang sebelah mata terhadap operator yang satu ini. Setidaknya, sayapun sebelumnya memandang sebelah mata terhadap operator layanan GSM yang satu ini.

Hingga sekarang iklannya masih gencar kita lihat di TV.
Menurut saya pribadi, kenapa kita memandang sebelah mata terhadap operator ini, karena kita sudah nyaman dengan produk yang ditawarkan oleh Telkomsel, Indosat dan Excelcomindo.

Beberapa hari yang lalu, saya men-trial produk 3 ini.
Yupz, saya membeli kartu perdana 3 seharga Rp. 8000,00, alih-alih daripada saya membeli voucher sms untuk kartu m3 saya (yang biasanya ngisi voucher yang 5000 seharga Rp.6000). Berhubung yang m3 abis masa tenggang bulan September 2007 entar, yang notabene masih Lama... so, why not!

Perdana 3 seharga Rp.8000 dengan pulsa senilai Rp.15.000 (Pulsa untuk sesama 3 Rp.10.000 dan pulsa untuk operator lain Rp.5000). Dengan embel-embel;
- gratis sms antar nomor 3 (sampai akhir agustus 2007) dan
- harga sms hanya Rp.100 ke operator lain (plus pajak jadi Rp.110)
Pasti ga rugilah, kalo dibandingin sama ngisi voucher sms m3 yang 5000 seharga Rp.6000 kan...!!! hehehe....

Nah, hebatnya lagi, untuk voucher isi ulang, 3 menyediakan nominal terkecil voucher 1000 yang dijual seharga Rp.1300. Untuk yang satu ini baru saya tahu kemaren siang saat mau isi ulang.

Waktu itu, saya hendak membeli isi ulang yang 5000 (dipampang di tembok counter tokonya) seharga Rp.6000. Saya pesan voucher yang 5000, terkejutnya saya, ternyata, voucher yang 5000 terdiri dari 5 x voucher yang 1000, ...

"hah..." merupakan kata yang saya ucapkan otomatis + senyuman dikit ketawa,...
read more...

Migrasi WP dari 1.5.2 ke 2.2.1

Kmaren, tepatnya hari kamis (5 Juli 2007) jam 5 sore, saya coba-coba bermigrasi Wordpress dari versi 1.5.2 ke versi terbaru, yakni 2.2.1

Sebenernya, kalau bukan karena banyaknya spam comments yang nunggu moderasi dan yang mesti saya delete berhubung tidak pada nyambung, maka saya tidak akan melakukan migrasi ini. Sebelumnya, saya mencoba plugins ini-itu (semisal Akismet) untuk mencoba menangkal spam comments ini, namun tidak kunjung berhasil.

Setelah saya biarkan beberapa hari, saya jadi geram soalnya spam ini jumlahnya bukan main banyak. Untuk itulah, kmaren sore saya ambil keputusan untuk bermigrasi.

Memang, sebelumnya saya ingin sekali bersegera bermigrasi ke Wordpress versi 2.2, namun sedikit takut bermasalah pada database. Takut ke-delete or gimana, maklumlah newbie kalo soal database.

Setelah saya searching sedikit di Google, saya mendapat sedikit gambaran untuk proses migrasi ini.

Hal pertama yang saya lakukan adalah membuka program Winftp untuk mengupload file sumber Wordpress 2.2.1 (Saat ini, WP versi 2.2.1 merupakan paling baru). Saya amankan terlebih dahulu file wp-config.php ke komputer dengan men-downloadnya lewat program Winftp.

Berhubung masih newbie, saya langsung sikat saja saat mengupload file sumber WP 2.2.1 dengan meng-overwrite file-file WP versi 1.5.2 yang ada di server melalui Winftp. Setelah selesai, sayapun membuka alamat situs ini di Firefox.

Alangkah terkejutnya saya waktu itu,...
Tahu ga kenapa,...
Ternyata terdapat error, entah error dimana, yang jelas, theme muncul seperti biasa namun content tidak muncul dan sayapun menjadi panik saat itu.
Sehingga tanpa berpikir panjang, saya pun langsung mengoverwrite file-file WP 2.2.1 yang telah saya upload tadi dengan WP versi 1.5.2 yang ada di komputer. Sayapun menunggu dengan panik, menunggu proses upload selesai.

Hal yang paling saya takutkan adalah hilang or ter-deletenya database, sehingga postingan serta comments yang telah ada (walau masih sedikit) hilang karena proses overwrite tadi.

Setelah selesai, saya kembali membuka situs ini, namun apa yang saya dapati,... another error (hehe), namun berbeda dengan error yang tadi, tapi sama-sama error-lah.

Sampai disini, saya lumayan pasrah, dan sedikit berpikir tenang (berhubung pasrah tadi).
Sampai disini, saya berpikir bahwa saya harus menginstal kembali Wordpress dan men-setting ulang database. Dari sini, saya mengingat pada Google Cache. Dengan segera, saya ketikkan "cache:http://chalicious.web.id" di mesin pencari Google.

Alangkah senangnya saya, karena situs saya memang ada di Google Cache dan lumayan up-to-date, berhubung baru di-cache tanggal 2 Juli yang lalu. Dari sini, saya men-save satu halaman demi halaman yang berisi postingan dari Google Cache.

OK, dari sini, saya sedikit tenang, karena setidaknya saya mempunyai backup postingan.

Berangkat dari sini, saya mendelete hampir semua file yang merupakan bagian Wordpress yang ada di server menggunakan Winftp, tetapi saya sisakan file wp-config.php. Setelah selesai, saya kembali upload file sumber Wordpress 2.2.1 ke server menggunakan Winftp.

Setelah selesai, saya teringat pada artikel yang sebelumnya saya baca, bahwa, agar berjalan dengan baik proses migrasi ini, saya harus memanggil file upgrade.php. Kemudian, hal tersebut saya lakukan dan memang setelah saya lakukan hal tersebut, terdapat tulisan bahwa database saya perlu di-convert-lah or something gitu.

Saya tunggu beberapa saat.
Alangkah terkejut dan senangnya saya, karena ternyata, situs saya berjalan seperti biasa lagi, theme muncul dengan semestinya dan content pun berada pada tempatnya.

HAH... lega rasanya.
Memang, bermigrasi is melelahkan,...

Dan sekarang, my site is powered by Wordpress v2.2.1,... hehehe...
read more...