Riedl: Indonesia Mestinya Bisa Menang


Bocaue – Timnas Indonesia membuang keunggulannya sehingga dipaksa seri 2-2 dengan Filipina. Alfried Ridle menilai timnya seharusnya bisa keluar sebagai pemenang.

Melakoni laga Grup A di Philippine Sports Stadium, Selasa (22/11/2016) malam WIB, skuat ‘Merah Putih’ mengejutkan publik tuan rumah dengan gol cepat Fachrudin Wahyudi di menit ketujuh. Di menit 31, Filipina kemudian mampu menyamakan skor lewat Misagh Bahadoran.

Selepas restart, sepakan Boaz Solossa kembali mengembalikan Indonesia di depan kala pertandingan berjalan 68 menit. Akan tetapi, Philip Younghusband memastikan permainan berakhir seimbang lewat golnya di 10 menit terakhir.

Di babak kedua, Indonesia melahirkan beberapa peluang termasuk dari Andik Vermansah yang sepakannya menghantam mistar gawang Filipina.

Hasil ini belum mampu mengangkat posisi Indonesia dari dasar klasemen dengan perolehan 1 poin, sama dengan Singapura di atasnya. Filipina berada di peringkat dua dengan raihan 2 poin, terpaut empat poin dari Thailand yang dipastikan lolos ke semifinal.

“Kita menyaksikan laga yang menarik dengan momen naik-turun, dengan banyak peluang di kedua kubu. Sekalipun ada peluang seharusnya bisa membawa kami memenangi pertandingan dengan satu gol pembeda,” kata pelatih Indonesia itu usai pertandingan

“Dua kali membentur mistar gawang.Sungguh kurang beruntung. Tapi, sepakbola ya memang begitu. Kami sekarang baru mempunyai satu angka, yang akan menjadikannya sulit buat kami untuk melaju ke babak berikutnya,” nilai Riedl.

Di partai terakhir Indonesia akan berhadapan dengan Singapura sedangkan Filipina akan menantang Thailand pada 25 November. Untuk lolos, skuat ‘Garuda’ wajib menang sementara Filipina tidak mengalahkan Thailand.

(rin/mfi)